Warga Dusun Kelapuk Desa Kampung Baru Kecamatan Toba kena kangus Buaya

Desa Kampung Baru, Rabu 24 April 2024. Pukul 5.30 WIB Subuh tadi, seorang warga Dusun Kelapuk Desa Kampung Baru Kecamatan Toba Kabupaten Sanggau menjadi korban serangan buaya (Bahasa Tobag disana dikangus). Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi seluruh warga di pesisir Perairan Sungai Kapuas, terutama wilayah CDOB Tayan.
Terbit Berita
Penulis / Reporter: Terbit Berita
⏱️ 2 menit baca
πŸ‘οΈ 0 kali dibaca
Bagikan: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram

Desa Kampung Baru, Rabu 24 April 2024. Pukul 05.30 WIB Subuh tadi (info WAG), seorang warga Dusun Kelapuk Desa Kampung Baru Kecamatan Toba Kabupaten Sanggau menjadi korban serangan buaya (Bahasa Tobag disana dikangus). Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi seluruh warga di pesisir Perairan Sungai Kapuas, terutama wilayah CDOB Tayan.

Foto korban

Informasi tentang serangan ini tersebar melalui Whatsapp Group CDOB Tayan. Ketua Lobby CDOB Tayan, Bapak Romelius Esto, S.Hut, menegaskan bahwa wilayah pantai Kapuas dan anak sungai Kapuas, terutama yang berbatasan dengan Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Ketapang, belakangan ini menjadi rawan keberadaan binatang buas, terutama buaya. Kampung Baru, Kelapuk Tanjung Jangan, Tanjung Beringin, Mentuak hingga Kuala Labai, serta kampung Bagan Asam dan Kucai, sering kali menjadi lokasi buaya berjemur di pinggir sungai, meningkatkan risiko bagi warga.

Dalam menghadapi situasi ini, penting bagi seluruh warga pesisir Kapuas di wilayah Kabupaten Sanggau dan sekitarnya untuk tetap waspada. Membersihkan lingkungan sekitar adalah langkah yang sangat penting untuk menjauhkan hewan buas seperti buaya dari pemukiman manusia. Kebersihan lingkungan juga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya insiden serupa di masa mendatang.

Kronologis:

Pagi ini, sekira pukul 06.00 WIB, sebuah kejadian tragis terjadi di Dusun Kelapuk Desa Kp Baru Kec Toba. Seorang ibu bernama Natalia, berusia 32 tahun, menjadi korban diterkam buaya saat sedang beraktivitas di jamban. Akibatnya, kaki kanannya putus, insiden ini mengguncang masyarakat setempat.

Tindakan pertama penanganan telah dilakukan oleh dokter dari PT MTI. Selanjutnya, atas permintaan suaminya, Natalia dibawa ke Puskesmas Tayan untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan di lingkungan yang berpotensi berbahaya. Dengan kerjasama dan kesadaran bersama, bahkan keterlibatan pemerintah diharapkan insiden serupa dapat diminimalisir, sehingga warga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan aman dan tenteram.


Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

✍️ Laporkan Kesalahan / Usulkan Koreksi Artikel

Menemukan kekeliruan fakta, penulisan, atau sumber pada artikel ini? Laporkan kepada tim redaksi kami:

🏷️ Tagar: #Korban Buaya
Suka artikel ini? Bagikan kepada teman: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram
Terbit Berita
DITULIS OLEH

Terbit Berita

Jurnalis Sanggauinformasi.com yang meliput berbagai informasi masyarakat, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial, dan peristiwa di Kabupaten Sanggau.

Lihat semua artikel oleh Terbit Berita β†’
🏠 Home πŸ“‘ Radar 24H πŸ“’ Iklan Baris