Sabtu, 19 Sep 2026 03:14 WIB
Daerah 05.09.2026

MEMBANTAH NARASI GABRIEL LELEAfirmasi Dayak Masuk TNI Bukan Kooptasi, Bukan Transaksi, dan Bukan Upaya Menundukkan Dayak

Sanggauinformasi.com. Pernyataan Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL UGM,Gabriel Lele, yang menafsirkan kebijakan afirmasi bagi masyarakat Dayak untuk menjadi prajurit TNI sebagai bagian dari strategi kooptasi negara, perlu ditanggapi secara terbuka, kritis, dan proporsional. Dalam pemberitaan Suara.com berjudul “Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan”, kebijakan afirmasi tersebut dikaitkan […]

✍ admin ⏱ 8 mnt baca
Daerah 20.01.2026

Desa Mandiri Bukan Hadiah Korporasi: Suara Hati dari Aktivis Sanggau

Sanggauinformasi.com. Di balik sebutan Desa Mandiri yang hari ini kerap dielu-elukan, ada kerja panjang yang sering luput dari sorotan. Ada keringat warga, ada musyawarah yang berlarut-larut di balai desa, ada harapan yang dirawat pelan-pelan oleh masyarakat yang percaya bahwa masa depan tidak datang dari klaim sepihak, melainkan dari perjuangan bersama. Inilah pesan yang ingin ditegaskan oleh tokoh pemuda Kabupaten Sanggau, Moses Thomas.

✍ admin ⏱ 4 mnt baca
Biografi 11.12.2025

Moses Thomas Resmi Lulus Pelatihan Mediator Bersertifikat IMAC–UPB: “Pengalaman Berharga yang Akan Saya Abdi­kan untuk Masyarakat”

Jakarta, Kamis, 10 Desember 2025 — International Mediation and Arbitration Center (IMAC) bersama Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak secara resmi mengumumkan kelulusan Moses Thomas, A.Md. dalam Pelatihan Mediator Bersertifikat yang diselenggarakan pada 11–15 November 2025 di Gedung Rektorat UPB. Pengumuman prestisius tersebut tertuang dalam surat bernomor 25.333/XII/IMAC/AS, yang ditandatangani langsung oleh Tim Penilai/Penguji IMAC.

✍ admin ⏱ 3 mnt baca
All 27.11.2025

Hukum Adat Harus Dibentengi dari Kepentingan Politik dan Investasi

Sanggau – Pemberlakuan KUHP Baru yang mengakui “hukum yang hidup dalam masyarakat” atau living law sebagai dasar pemidanaan mendapat perhatian serius dari aktivis masyarakat adat, Moses Thomas. Ia menegaskan bahwa pendokumentasian hukum adat dalam bentuk Hukum Adat Tertulis merupakan langkah mutlak agar nilai-nilai adat tetap terjaga, tidak diselewengkan, dan tidak dijadikan alat kepentingan politik maupun kepentingan investasi yang mengancam ruang hidup masyarakat adat.

✍ admin ⏱ 6 mnt baca
🏠 Home 📡 Radar 24H 📢 Iklan Baris