Kekompakan Warga Dusun Remba Kedokok Hadapi Krisis Air di Musim Kemarau

Dusun Remba Kedokok desa Subah kecamatan Tayan Hilir kembali menunjukkan bahwa semangat kebersamaan adalah kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan. Di tengah sulitnya akses air bersih saat musim kemarau, warga dusun ini tidak tinggal diam. Dengan penuh kesadaran dan kepedulian, mereka bersatu dalam aksi gotong royong untuk memperbaiki bendungan sekaligus renovasi sistem pipanisasi yang menjadi sumber utama kebutuhan air sehari-hari.
admin
Penulis / Reporter: admin
⏱️ 2 menit baca
πŸ‘οΈ 0 kali dibaca
Bagikan: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram

Dusun Remba Kedokok desa Subah kecamatan Tayan Hilir kembali menunjukkan bahwa semangat kebersamaan adalah kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan. Di tengah sulitnya akses air bersih saat musim kemarau, warga dusun ini tidak tinggal diam. Dengan penuh kesadaran dan kepedulian, mereka bersatu dalam aksi gotong royong untuk memperbaiki bendungan sekaligus renovasi sistem pipanisasi yang menjadi sumber utama kebutuhan air sehari-hari.

Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan debit air menurun drastis. Kondisi ini sempat menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, mandi, dan mencuci. Namun, alih-alih menunggu bantuan, warga Dusun Remba Kedokok memilih untuk bergerak bersama.

Kegiatan gotong royong dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari para tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu yang turut memberikan dukungan logistik. Perbaikan bendungan dilakukan untuk menahan dan mengatur aliran air agar tetap stabil, sementara renovasi pipanisasi bertujuan memperlancar distribusi air ke rumah-rumah warga.

Bendungan air sudah kosat (tidak ada air)

Semangat kebersamaan ini tidak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga. Suasana penuh keakraban dan saling membantu terasa di setiap tahap pekerjaan. Tidak ada sekat, semua bekerja dengan satu tujuan: memastikan kebutuhan air tetap terpenuhi meskipun musim kemarau melanda.

Upaya ini membuahkan hasil. Setelah beberapa waktu pengerjaan, aliran air mulai kembali lancar dan dapat dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan gotong royong, segala kesulitan dapat diatasi.

Warga Remba Kedokok desa Subah kecamatan Tayan Hilir, kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Informasi dari Dusun Remba Kedokok ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Di tengah berbagai keterbatasan, semangat solidaritas dan kerja sama mampu menghadirkan solusi yang nyata. Semoga kekompakan seperti ini terus terjaga dan menjadi budaya yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sumber : Facebook putra daerah Didi Baope


Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

✍️ Laporkan Kesalahan / Usulkan Koreksi Artikel

Menemukan kekeliruan fakta, penulisan, atau sumber pada artikel ini? Laporkan kepada tim redaksi kami:

Suka artikel ini? Bagikan kepada teman: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram
admin
DITULIS OLEH

admin

Jurnalis Sanggauinformasi.com yang meliput berbagai informasi masyarakat, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial, dan peristiwa di Kabupaten Sanggau.

Lihat semua artikel oleh admin β†’
🏠 Home πŸ“‘ Radar 24H πŸ“’ Iklan Baris