Aksi cepat dilakukan oleh petugas gabungan bersama warga saat menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda area tepi Jalan Trans Kalimantan, Dusun Telabang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 11.20 WIB.
Kobaran api yang membakar vegetasi kering tersebut menghanguskan lahan dengan luas diperkirakan mencapai 0,8 hektare. Upaya pemadaman di lapangan melibatkan sedikitnya 20 orang dari unsur kepolisian, kecamatan, instansi kehutanan, serta masyarakat sekitar.
Sinergi Petugas Gabungan dan Warga Padamkan Api
Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya pemadaman di lokasi kejadian. Personil dikerahkan untuk melokalisir api agar tidak menjalar lebih luas, mengingat kondisi vegetasi di sekitar lokasi relatif kering.
Operasi pemadaman ini didukung oleh berbagai sarana, mulai dari kendaraan roda empat milik Polsek Tayan Hilir dan KPH, hingga kendaraan warga yang dilengkapi baby tank berkapasitas 1.000 liter. Selain itu, masyarakat turut mengerahkan tiga unit mesin Robin guna memastikan pasokan air ke titik api tetap lancar.
Pengaturan Lalu Lintas dan Kendala Lapangan
Selain berjibaku memadamkan api, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Langkah ini diambil karena asap tebal dan proses pemadaman berpotensi mengganggu jarak pandang serta kelancaran pengguna jalan yang melintasi Jalan Trans Kalimantan.
Dalam proses penanganan, tim di lapangan sempat menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber air. Meski demikian, penanganan tetap berjalan secara bertahap dengan memaksimalkan peralatan yang tersedia serta dukungan gotong royong dari warga dan instansi terkait.
Penyelidikan Penyebab dan Imbauan Kewaspadaan
Hingga saat ini, pemilik lahan yang terbakar belum diketahui, dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan serta pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan penyebab munculnya api.
Petugas juga terus melakukan pemantauan dan penyisiran di area bekas terbakar guna mengantisipasi munculnya titik api baru akibat cuaca kering dan embusan angin. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau ini.
Sumber informasi: Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau)
Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.