PONTIANAK – Kamis, 3 September 2026. Momentum Yudisium Pascasarjana Universitas Panca Bhakti Pontianak menjadi kesempatan bagi Dr. Jumadi, S.Sos., M.Pd., M.H. untuk menyampaikan pesan penuh makna kepada para lulusan Magister Hukum. Sebagai perwakilan mahasiswa, Dr. Jumadi mengajak seluruh peserta memaknai yudisium bukan sekadar seremoni akademik, tetapi sebagai titik pertemuan antara perjuangan, doa, ketekunan, dan harapan yang telah dilalui selama menempuh pendidikan.
Dalam sambutannya, Dr. Jumadi menggambarkan perjalanan pendidikan Pascasarjana sebagai proses yang tidak selalu mudah. Para mahasiswa harus membagi waktu antara kewajiban akademik, pekerjaan, profesi, keluarga, dan berbagai tanggung jawab lainnya. Namun, berbagai tantangan tersebut justru menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang lebih matang. Menurutnya, pendidikan Pascasarjana bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga tentang membangun kecerdasan berpikir, ketajaman analisis, integritas, tanggung jawab, serta kemampuan memberikan solusi terhadap persoalan di tengah masyarakat.
Khusus kepada para lulusan Magister Hukum, Dr. Jumadi menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan. Ilmu hukum, menurut pesan yang disampaikannya, bukan sekadar kumpulan norma dan aturan, melainkan instrumen untuk menghadirkan keadilan, kepastian, dan kemanfaatan dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, gelar akademik yang disandang hendaknya menjadi amanah untuk menegakkan kebenaran sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan daerah.
Dr. Jumadi juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para dosen serta tenaga kependidikan Universitas Panca Bhakti Pontianak yang telah memberikan ilmu, waktu, bimbingan, dan teladan kepada mahasiswa. Ia turut mengingatkan bahwa keberhasilan para lulusan tidak terlepas dari dukungan orang tua dan keluarga. Kepada rekan-rekan mahasiswa, ia berpesan agar gelar yang diperoleh tidak hanya menjadi simbol prestise, tetapi dijadikan momentum untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi sesama.
Menutup sambutannya, Dr. Jumadi, S.Sos., M.Pd., M.H. mengajak seluruh peserta yudisium untuk terus menjaga nama baik almamater setelah kembali ke profesi, keluarga, masyarakat, dan lingkungan masing-masing. Ia menegaskan pentingnya melangkah dengan integritas, berkarya dengan ilmu, memimpin dengan teladan, serta mengabdi dengan ketulusan. Pesan tersebut menjadi penutup yang kuat bahwa keberhasilan pendidikan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.