Sebanyak 583 Calon Polisi Kehutanan Jalani Pendidikan di Pusdik Binmas Polri demi Perkuat Pengamanan Hutan Indonesia

Sebanyak 583 peserta Pendidikan dan Latihan Polisi Khusus Kehutanan Tahun Anggaran 2026 mulai menjalani pelatihan intensif di Pusdik Binmas Lemdiklat Polri.
admin
Penulis / Reporter: admin
⏱️ 3 menit baca
πŸ‘οΈ 0 kali dibaca
Bagikan: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram

Berdasarkan rilis resmi Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau), sebanyak 583 peserta Pendidikan dan Latihan Polisi Khusus Kehutanan (Polsus Kehutanan) Tahun Anggaran 2026 resmi mengikuti pendidikan di Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri, Semarang. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya memperkuat kapasitas penjaga hutan di Indonesia.

πŸ“‘ Daftar Isi Artikel

Pendidikan tahap awal yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah tersebut resmi dibuka pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Lapangan R. Oetomo, Pusdik Binmas Lemdiklat Polri. Pembukaan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki, S.Hut., yang didampingi oleh jajaran petinggi Polri.

Wamenhut: Pentingnya Keterampilan Lapangan dan Kolaborasi

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia yang telah memfasilitasi pelaksanaan diklat tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian krusial dalam meningkatkan kompetensi aparat pengamanan kawasan hutan.

Rohmat berpesan agar seluruh peserta nantinya mampu menerapkan setiap keterampilan yang diperoleh selama masa pendidikan. Mereka dituntut tidak hanya menjaga kawasan hutan beserta ekosistemnya, tetapi juga aktif membangun kolaborasi yang kuat dengan TNI-Polri serta aparat penegak hukum lainnya di lapangan.

Kurikulum Berbasis Kompetensi Nyata (Outcome Based Education)

Pelaksanaan pendidikan Polsus Kehutanan Tahun Anggaran 2026 ini menerapkan pendekatan Outcome Based Education (OBE). Melalui metode ini, para peserta dituntut untuk tidak sekadar memahami materi teori, melainkan mampu mengaplikasikannya secara langsung saat bertugas.

Adapun kurikulum yang diberikan mencakup empat kompetensi utama, yakni:

  • Sikap dan Tata Nilai: Menanamkan integritas, karakter kebangsaan, pemahaman HAM, kode etik, disiplin, serta rasa tanggung jawab.
  • Pengetahuan Tugas Kepolisian: Meliputi deteksi dini, patroli, penjagaan, pengawalan, pengamanan TKP dan barang bukti, operasi penertiban, regulasi, hingga komunikasi kemitraan masyarakat.
  • Keterampilan Dasar: Mencakup navigasi dan pemetaan, pemeriksaan serta penanganan tumbuhan dan satwa, pengendalian kebakaran hutan, komunikasi efektif, hingga teknik penyusunan laporan.
  • Keterampilan Khusus: PBB, pengenalan senjata api, bela diri Polri, SAR dan PPGD, halang rintang, serta teknik mountaineering.

Penguatan Kapasitas Tanpa Mengubah Kewenangan

Sementara itu, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si., menjelaskan bahwa pendidikan di lingkungan kepolisian ini dirancang untuk memberikan pembekalan kemampuan teknis yang sangat relevan dengan dinamika tugas di lapangan.

Menurutnya, seorang Polisi Kehutanan memerlukan keahlian khusus dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan, memahami prosedur hukum, menangani tempat kejadian perkara, hingga kemampuan SAR. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pelatihan ini sama sekali tidak mengubah kewenangan asli yang dimiliki oleh Polisi Kehutanan, melainkan murni untuk memperkuat profesionalisme.

Tahap Awal Menuju Target 6.500 Personel

Pelatihan terhadap 583 peserta ini merupakan batu loncatan awal dari program jangka panjang pemerintah. Sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Kementerian Kehutanan menargetkan untuk mendidik total 6.500 Polisi Kehutanan secara bertahap ke depan.

Melalui penguatan sumber daya manusia ini, diharapkan perlindungan terhadap hutan Indonesia dapat berjalan semakin optimal. Hutan yang terjaga dengan baik pada gilirannya akan mengamankan sumber air, melestarikan ekosistem, serta memberikan lingkungan yang aman bagi masyarakat luas di sekitar kawasan hutan.

Sumber berita: Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau) β€” Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri

πŸ“Œ
Sumber Informasi & Transparansi Redaksi

Artikel ini dihimpun dan ditulis ulang secara independen oleh Redaksi SanggauInformasi dengan merujuk pada publikasi / siaran resmi berikut:

β€’ Media / Instansi: Kabar Sanggau (Pemerintah Kabupaten Sanggau)
β€’ Judul Asli: “Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri”
β€’ Tautan Publikasi: https://kabar.sanggau.go.id/2026/08/20/menuju-hutan-indonesia-aman-583-polisi-kehutanan-dididik-di-pusdik-binmas-polri/
πŸ›‘οΈ Komitmen Redaksi: Redaksi SanggauInformasi menjunjung tinggi kejujuran jurnalistik dan menolak rekayasa berita. Setiap rujukan resmi kami cantumkan secara transparan agar pembaca dapat memverifikasi fakta langsung ke sumber aslinya.


Eksplorasi konten lain dari Sanggau Informasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

✍️ Laporkan Kesalahan / Usulkan Koreksi Artikel

Menemukan kekeliruan fakta, penulisan, atau sumber pada artikel ini? Laporkan kepada tim redaksi kami:

Suka artikel ini? Bagikan kepada teman: πŸ’¬ WhatsApp πŸ“˜ Facebook 𝕏 Post ✈️ Telegram
admin
DITULIS OLEH

admin

Jurnalis Sanggauinformasi.com yang meliput berbagai informasi masyarakat, pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial, dan peristiwa di Kabupaten Sanggau.

Lihat semua artikel oleh admin β†’
🏠 Home πŸ“‘ Radar 24H πŸ“’ Iklan Baris